Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

0
()

karyatulisku.com – Mengutip merupakan kegiatan meminjam kalimat dari orang lain. Kutipan terbagi menjadi dua jenis, yaitu kutipan langsung dan tidak langsung. Untuk lebih jelas dalam memahami perbedaan antara keduanya, yuk kita simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

Kutipan Langsung dan Tidak Langsung
Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

Pengertian Kutipan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kutip memiliki arti mengambil perkataan atau kalimat dari buku dan sebagainya, sedangkan kutipan merupakan pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri.

Sebuah kutipan biasanya memiliki definisi sebagai pinjaman kalimat atau pendapat dari para pengarang, para ahli, para pakar, atau seseorang yang sudah dikenal ahli dan memiliki pengaruh dalam bidang tertentu. Kutipan sendiri dapat digunakan untuk menambah dan memperkuat kebenaran dari sebuah teori. Mengutip terdiri dari dua cara, yaitu langsung dan tidak langsung. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

1. Kutipan Langsung

Pengertian dari kutipan langsung adalah pinjaman kalimat yang ditulis secara utuh sesuai dengan redaksi aslinya. Dengan kata lain, kutipan langsung adalah jenis kutipan yang berasal dari pernyataan seseorang dan ditulis sama persis dengan sumber aslinya.

Kutipan langsung dibedakan menjadi 2 jenis, seperti berikut :

a. Kutipan Langsung Panjang

Kutipan langsung panjang atau biasa disebut dengan Blockquote adalah jenis kutipan yang paling sering digunakan dalam berbagai karya ilmiah. Beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam menulis kutipan langsung panjang, sebagai berikut:

– American Psychological Association atau biasa disingkat dengan APA Style menyatakan bahwa kutipan langsung panjang harus melebihi 40 kata.

– Modern Language Association atau dapat disingkat menjadi MLA Style memberikan syarat bahwa kutipan langsung panjang harus melebihi 4 baris.

– Apabila seorang penulis membuat kutipan dari sumber bacaan hingga lebih dari 4 baris, maka kalimat yang telah dibuat kutipan dapat diketik pada baris atau paragraf berikutnya

b. Kutipan Langsung Pendek

Kutipan langsung pendek dapat dipahami sebagai kalimat yang dikutip dari sumber bacaan dengan jumlah tidak lebih dari 4 baris. Pada kutipan langsung pendek, kata yang dimasukkan dalam kutipan menjadi bagian atau kelanjutan tubuh dari tulisan penulis.

Beberapa ciri-ciri dari kutipan langsung pendek, sebagai berikut:

– Terkendali langsung dengan teks

– Jarak antara baris sama dengan teks

– Diapit dengan tanda 2 koma atau kutip

– Kutipan tidak melebihi empat baris

2. Kutipan Tidak Langsung

Pengertian kutipan tidak langsung adalah pinjaman kalimat yang ditulis ulang dengan redaksi yang berbeda. Jadi penulis tidak menulis sama persis dengan kalimat aslinya, melainkan hanya meminjam ide atau gagasannya saja.

Fungsi Kutipan

1. Menunjang Fakta

Kutipan dapat digunakan untuk menunjang fakta, konsep, gagasan, ide, atau bisa juga dimanfaatkan dalam menyampaikan informasi mengenai sumber data dan berbagai hal yang relevan. Kutipan yang digunakan untuk menunjang fakta biasanya disebut dengan catatan acuan.

2. Memberikan Penjelasan Tambahan

Kutipan bisa juga digunakan untuk memberikan penjelasan tambahan mengenai suatu permasalahan atau pembahasan yang sedang ditulis. Hal ini biasanya dipakai untuk menjelaskan definisi istilah agar menjadi lebih akurat. Fungsi kutipan ini sendiri biasa disebut dengan catatan kaki.

Perbedaan Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

1. Penulisan

Kutipan langsung selalu menempatkan penulis di awal kalimat, kemudian panjang kutipan langsung kurang dari enam baris, dan kemudian tanda kutip mengapit gagasan atau ide pokok tulisan. Apabila kutipan langsung perlu diberi tanda petik apabila kurang dari 40 kata, jika lebih dari 40 kata maka tidak perlu diberikan tanda kutip. Dalam kutipan tidak langsung, ini tidak perlu.

2. Kalimat

Biasanya kutipan langsung mencantumkan sumber penulis di awal kalimat, dan disertakan tahun terbit beserta halaman sumbernya. Sementara itu kutipan tidak langsung mencantumkan sumber penulis di akhir kalimat kutipan.

3. Struktur Penulisan

Kutipan langsung umumnya digunakan untuk menjelaskan sesuatu secara tertulis, seperti definisi kata umum, seperti pengertian paragraf atau kalimat. Sedangkan penulis sering menggunakan kutipan tidak langsung untuk memperkuat suatu ide yang diusulkannya.

4. Kemudahan Mengutip

Kutipan langsung lebih mudah digunakan karena pengutipan langsung tidak memerlukan perubahan penyuntingan (sama persis), sedangkan untuk pengutipan tidak langsung diperlukan perubahan penyuntingan agar tulisan tidak dianggap plagiat.

5. Panjang Kutipan

Kutipan langsung biasanya lebih panjang dari kutipan tidak langsung. Pasalnya, kutipan langsung bisa langsung diambil secara utuh isi kalimat kata per kata, sedangkan kutipan tidak langsung perlu kamu olah terlebih dahulu sesuai dengan pemahamanmu sendiri.

Cara Menulis Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

a. Kutipan Langsung

Kutipan langsung adalah jenis kutipan yang ditulis sama persis seperti aslinya. Sehingga untuk penulisannya seperti di bawah ini :

  • Isi kutipan langsung ditulis sama persis seperti aslinya;
  • Jika terpaksa melakukan perubahan, beri keterangan yang ditulis dalam tanda kurung segi empat […];
  • Jika terdapat kesalahan penulisan, tambahkan catatan [sic!] tanpa mengubah redaksi aslinya;
  • Apabila ada bagian yang ingin dihilangkan, beri tanda titik tiga;
  • Jika bagian yang ingin dihilangkan lebih dari 1 baris, perlu diganti dengan tanda titik sepanjang satu baris.

Selain itu terdapat dua cara menulis kutipan langsung, yaitu kutipan langsung yang berjumlah kurang dari 40 kata dan kutipan langsung yang berjumlah lebih dari 40 kata. Kutipan langsung yang berjumlah kurang dari 40 kata dinamakan kutipan langsung pendek. Sementara kutipan langsung yang berjumlah lebih dari 40 kata dinamakan kutipan langsung panjang.

Kutipan Langsung Kurang dari 40 Kata

Cara menulis kutipan langsung kurang dari 40 kata adalah:

  • Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks;
  • Ukuran font dan spasi sama dengan teks lainnya;
  • Kutipan harus diapit dengan tanda petik (“…”);
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan, bisa sebelum maupun sesudah kutipan;
  • Sumber kutipan ditulis menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya);
  • Dalam sumber kutipan harus mencantumkan nomor halaman atau chapter (APA Style).

Kutipan Langsung Lebih dari 40 Kata

Cara menulis kutipan langsung lebih dari 40 kata adalah:

  • Kutipan dipisahkan dengan kalimat lainnya;
  • Ditulis menjorok ke dalam dari margin kiri;
  • Tidak harus diapit dengan tanda petik;
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan;
  • Sumber kutipan ditulis menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya);
  • Dalam sumber kutipan harus mencantumkan nomor halaman atau chapter (APA Style).

b. Kutipan Tidak Langsung

Cara menulis kutipan tidak langsung adalah:

  • Kutipan diintegrasikan langsung dalam teks (tidak dipisah);
  • Ukuran font dan spasi sama dengan teks lainnya;
  • Kutipan tidak diapit dengan tanda petik;
  • Sumber kutipan ditulis sedekat mungkin dengan kutipan;
  • Sumber kutipan ditulis menggunakan format yang sama dengan daftar pustaka (bisa APA Style, MLA Style, atau format lainnya);
  • Dalam sumber kutipan tidak harus mencantumkan nomor halaman atau chapter, cukup nama belakang penulis dan tahun terbit (APA Style).

Contoh Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

a. Contoh Kutipan Langsung Kurang dari 40 Kata

  1. Sejalan dengan pendapat tersebut, Keraf (1994: 1) menjelaskan, “Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.”
  2. Sejalan dengan pendapat tersebut, “Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia” (Keraf, 1994: 1)

b. Contoh Kutipan Langsung Lebih dari 40 Kata

  1. Sehubungan dengan kegiatan menulis tersebut, Nurjamal, Sumirat, dan Darwis (2013: 4) menjelaskan sebagai berikut.
    Menulis merupakan keterampilan berbahasa aktif. Menulis merupakan kemampuan puncak seseorang untuk dikatakan terampil berbahasa. Menulis merupakan keterampilan yang sangat kompleks. Menulis juga merupakan media untuk melestarikan dan menyebarluaskan informasi dan ilmu pengetahuan.
  2. Sehubungan dengan hal tersebut, kegiatan menulis dijelaskan sebagai berikut.
    Menulis merupakan keterampilan berbahasa aktif. Menulis merupakan kemampuan puncak seseorang untuk dikatakan terampil berbahasa. Menulis merupakan keterampilan yang sangat kompleks. Menulis juga merupakan media untuk melestarikan dan menyebarluaskan informasi dan ilmu pengetahuan (Nurjamal, Sumirat, dan Darwis, 2013: 4)

c. Contoh Kutipan Tidak Langsung

Sejalan dengan pendapat tersebut, Keraf (1994: 7) menjelaskan bahwa bahasa adalah suatu alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simmbol bunyi yang arbitrer, yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

Demikian ulasan singkat mengenai pengertian, perbedaan, serta cara menulis kutipan langsung dan tidak langsung. Semoga penjelasan singkat ini dapat bermanfaat dan membuat para pembaca lebih mudah dalam membedakan antara kutipan langsung dan tidak langsung. Apabila terdapat kritik dan saran, silahkan tinggalkan pada kolom komentar 🙂

Baca juga :

Sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.