Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi yang Benar

0
()

karyatulisku.com – Daftar pustaka merupakan kumpulan referensi yang dirujuk untuk sebuah karya atau tulisan yang dibuat. Cara menulis daftar pustaka dari skripsi memiliki format yang cukup berbeda dengan sumber yang lainnya. Pada ulasan ini kita akan membahas mengenai Pengertian, tujuan, unsur-unsur, aturan, serta cara menulis dan contoh dari penulisan daftar pustaka dari skripsi yang baik dan benar. Untuk lebih detailnya, yuk kita simak penjelasan di bawah.

cara menulis daftar pustaka
cara menulis daftar pustaka

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka sendiri merupakan rangkaian daftar tulisan yang mencantumkan berbagai referensi atau sumber baik itu buku, skripsi, jurnal, makalah, internet, dan lain sebagainya. Penulisan daftar pustaka ini bermanfaat agar terhindar dari plagiat, wujud apresiasi penulis akan karya orang lain, membangun kredibilitas, dan membantu para pembaca untuk lebih tahu topik terkait.

Keberadaan daftar pustaka sangat penting guna menunjukkan bahwa suatu tulisan atau karya ilmiah tidak hanya di buat berdasarkan pemikiran orisinal seorang penulisnya saja, tetapi juga mendapat rujukan yang banyak dari berbagai pemikiran orang-orang lainnya. 

Tujuan Adanya Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka memiliki beberapa tujuan, yaitu:

1. Menguatkan tulisan ilmiah

Maka dari itu, ketika mengutip sebuah tulisan jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya.

2. Untuk menghindari tuduhan plagiat

Penulisan daftar pustaka juga bertujuan untuk menghindari tuduhan plagiat atau penjiplakan, sehingga keaslian karya ilmiah tetap terjaga.

3. Untuk menghargai penulis yang menjadi sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah

Dengan menulis daftar pustaka, kamu dianggap telah mengakui bahwa ide atau kutipan yang kamu tulis berasal dari pemikiran orang lain sekaligus mengargai karya ilmiah dari penulis lainnya.

4. Membantu pembaca lainnya mengetahui lebih dalam sumber kutipan karya ilmiah yang ditulis

Tidak jarang pembaca yang ingin menelusuri informasi lebih lanjut mengenai sumber bacaan dari sebuah karya ilmiah. Berkat adanya daftar pustaka, maka pembaca mudah mencari sumber untuk membuat karya ilmiah yang baru.

Unsur-Unsur Daftar Pustaka

Sebelum membahas lebih jauh cara penulisan daftar pustaka dari skripsi, pahami dulu unsur-unsur penyusunan daftar pustaka. 

1. Nama Pengarang

Penulisan daftar pustaka diawali dengan nama pengarang. Jika nama pengarang terdiri dari dua kata atau lebih, nama yang di tulis lebih dahulu adalah nama belakangnya. Misalnya, nama pengarang adalah Novia Intan Hikmawati, penulisan di dalam daftar pustaka menjadi Hikmawati, Novia Intan.

Apabila buku yang di jadikan acuan memiliki lebih dari dua pengarang, nama yang di cantumkan hanya nama pengarang pertama dengan di tambahkan kata “dkk”. Dalam Menulis daftar pustaka, gelar pengarang tidak di cantumkan. Ini menjadi hal wajib yang harus kamu ingat.

2. Tahun Terbit Buku

Tahun terbit juga wajib kita cantumkan. Mengapa? Lagi-lagi hal ini bertujuan untuk memudahkan pembaca apabila ingin menemukan sumber asli.

3. Judul Buku

Judul buku harus di tulis secara lengkap sesuai dengan sumber yang di acu. Penulisan judul ini menggunakan font italic atau miring.

4. Kota Terbit

Kota terbit juga harus di cantumkan dalam daftar pustaka. Penulisannya kota terbit tepat setelah judul buku. Setelah Menulis kota terbit, tanda baca yang di pakai adala titik dua.

5. Nama Penerbit

Unsur terakhir yang harus di tulis adalah nama penerbit. Nama penerbit menjadi identitas buku. Penulisannya tepat setelah kota terbit. Nama penerbit di akhiri dengan tanda baca titik, seperti Yudhistira misalnya.

Aturan Menulis Daftar Pustaka

Selain itu, kita juga perlu mengetahui aturan-aturan menulis daftar pustaka yang benar. 

  • Sumber kutipan yang dinyatakan dalam karya ilmiah harus ada dalam Daftar Pustaka, dan sebaliknya.
  • Literatur yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka hanya literatur yang menjadi rujukan dan dikutip dalam karya ilmiah.
  • Daftar pustaka ditulis/diketik satu spasi, berurutan secara alfabetis tanpa nomor.
  • Jika literatur ditulis oleh satu orang, nama penulis ditulis nama belakangnya lebih dulu, kemudian diikuti singkatan (inisial) nama depan dan nama tengah, dilanjutkan Menulis tahun, judul dan identitas lain dari literatur/pustaka yang dirujuk.
  • Jika penulis lebih dari dua orang, nama penulis pertama ditulis seperti aturan “d”, dilanjutkan Menulis nama penulis kedua dan seterusnya sebagai berikut: nama depan dan nama tengah (disingkat) dilanjutkan nama belakang. [Untuk penulis kedua dan seterusnya, Menulis nama depan/tengah (singkatan) dan nama belakang tidak perlu dibalik seperti penulis pertama].
  • Menulis daftar pustaka tidak boleh menggunakan et al. sebagai pengganti nama penulis kedua dan seterusnya.
  • Kata penghubung seorang/beberapa penulis dengan penulis terakhir menggunakan kata “dan” (tidak menggunakan simbol “&”; serta tidak menggunakan kata penghubung “and” walaupun literaturnya berbahasa Inggris, kecuali seluruh naskah ditulis menggunakan bahasa Inggris).
  • Cara Menulis setiap daftar pustaka berbeda-beda, bergantung pada jenis literatur/ pustaka yang menjadi referensi. Untuk lebih jelasnya, lihat contoh.

Di artikel ini, kita akan mengetahui seperti apa penulisan daftar pustaka dari skripsi hingga dari rujukan yang lainnya. Adapun metode Menulis yang dimaksud adalah sebagai berikut!

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi dan Contohnya

Unsur-unsur yang diperlukan untuk membuat daftar pustaka dari sumber skripsi tidak jauh berbeda dengan dengan susunan daftar pustaka buku. Perbedaannya hanya adanya penambahan jurusan, fakultas, nama perguruan tinggi., dan lokasi perguruan tinggi

Unsur-unsur penulisan daftar pustaka skripsi juga berlaku untuk tesis maupun disertasi. Begini format penulisannya.

  • Nama Penulis
  • Tahun Penerbitan
  • Judul  Skripsi, Tesis, atau Disertasi yang mana judul menggunakan tanda petik (“)
  • Nama Fakultas
  • Nama Jurusan
  • Nama Perguruan Tinggi
  • Lokasi Perguruan Tinggi

Contoh Menulis Daftar Pustaka dari Skripsi :

Natsir, M. 2008. Studi Efektivitas Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia Melalui Jalur Suku Bunga, Jalur Nilai Tukar, dan Jalur Ekspektasi Inflasi Periode 1990:2-2007:1. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Airlangga. Surabaya.

Samsi, N. 2012. Pengaruh Pengalaman Kerja, Independensi, dan Kompetensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan dengan kepatuhan Etika Auditor sebagai Variabel Pemoderasi. Tesis. Program S2 Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya. Verdanasari, E. F. 2012. Pengaruh Penerapan Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Laba sebagai Variabel Intervening. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA). Surabaya.

Niam, Muwasaun. 2018. Analisa Putusan MK Nomor 30-74/PUU-XII/2014 Tentang Batas Usia Minimal Perkawinan Perempuan Ditinjau dari Mashlahah Murshalah. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Syarah dan Hukum UNISNU: Jepara.

Alfiani, Ranti. 2016. Kedudukan Tokoh Perempuan dalam Naskah Drama “Marsinah Menggugat” Karya Ratna Sarumpaet. Skripsi. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman.

Demikian ulasan singan mengenai cara penulisan daftar pustaka dari skripsi yang baik dan benar. Diharapkan ulasan ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dalam menyusun daftar pustaka dalam penelitian atau karya ilmiah nya. Apabila terdapat kritik dan saran, silahkan tinggalkan pada kolom komentar. Terima kasih 🙂

Baca juga :

Sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.