Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet yang Baik dan Benar

0
()

karyatulisku.com – Dalam menulis karya ilmiah, tentunya sangat penting untuk mencantumkan referensi. Referensi ini bertujuan untuk menghindari plagiarisme. Referensi atau yang biasa kita sebut dengan daftar pustaka ini memiliki cara penulisan yang berbeda-beda berdasarkan sumbernya. Di bawah ini akan kita bahas cara menulis daftar pustaka dari internet. Yuk kita simak penjelasannya 😉

Menulis Daftar Pustaka Dari Internet
Menulis Daftar Pustaka Dari Internet

Pengertian Daftar Pustaka

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daftar pustaka merupakan daftar yang mencantumkan judul buku, nama pengarang, penerbit, dan sebagainya yang berada pada bagian akhir suatu karangan atau buku, dan tersusun menurut abjad.

Secara umum, daftar Pustaka adalah kumpulan daftar referensi atau sumber yang digunakan dalam tulisan ilmiah. Referensi yang digunakan tersebut dapat berbagai macam bentuk, seperti buku, artikel di internet, jurnal, Koran, majalah, skripsi, disertasi, dan sumber lain yang sering digunakan dalam penelitian ilmiah.  Daftar pustaka sering juga disebut dengan istilah rujukan, referensi, pranala, atau sumber pustaka.

Struktur Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

1. Nama

Temukan nama penulisnya di halaman About Me, atau biasanya di bagian bawah artikel.

2. Tahun Penayangan

Tuliskan tahun penayangan dari artikel internet tersebut.

3. Judul

Judul artikel tidak ditulis secara italic, melainkan hanya diapit tanda kutip (“).

4. URL

Salin kemudian tuliskan alamat url dari artikel tersebut.

5. Waktu Pengambilan

Terakhir, tuliskan waktu anda mengakses, mengunduh atau merujuk suatu artikel dari web atau sumber yang anda tuju.

Format Penulisan Daftar Pustaka dari Internet

1. Format ASA Style (American Social Association)

Daftar pustaka ini di tulis dengan susunan: Nama belakang penulis, nama depan penulis. Tahun terbit. Judul karya (ditulis italic atau miring). Nama media. Tanggal terbit. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Mahesti, Nurulia. 2020. Imajinasi dan Sastra. Linikampus.com. 1 Agustus 2020.

2. Format APA Style (American Psychological Association)

Daftar pustaka ini di tulis dengan susunan: Nama website atau situs. Tanggal artikel terbit. Judul artikel. Waktu mengakses artikel tersebut, dari alamat website (URL) lengkanya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Gramedia.com. 19 Juli 2021. Biografi Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) dan Pemikirannya. Diakses pada 1 September 2021, dari https://www.gramedia.com/best-seller/biografi-gus-dur/ 

Baca juga : Cara Menulis Daftar Pustaka APA Style Beserta Contohnya

3. Format MLA (Modern Language Association)

Daftar pustaka ini ditulis dengan susunan: Judul Artikel. Nama Website atau situs. Tanggal artikel dibuat. Waktu mengakses sumber tersebut. Alamat website (URL) lengkapnya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

“Cara Membuat Naskah Buku”. penerbitdeepublish.com. 1 Februari 2017.25 September 2019. https://penerbitdeepublish.com/cara-membuat-buku-kebiasaan-menulis/

4. Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Daftar pustaka ini di tulis dengan susunan: Nam website atau situs, “judul artikel”, deskripsi website (jika ada), tanggal artikel terbit, alamat website atau URL lengkapnya, [diakses pada waktu kapan]. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Publikasindonesia.id , “cara mudah menulis buku untuk pemula”, 29 november 2021. <https://publikasiindonesia.id /cara-mudah-menulis-bukuy/> [Diakses, 30 november 2021]

5. Format CSE (Council Of Science Editors)

Daftar pustaka ini di tulis dengan susunan: Nama website atau situs. Judul artikel [internet], deskripsi website, tanggal artikel terbit [waktu mengakses artikel]. Alamat website atau URL lengkapnya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Gramedia.com. Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha [internet]. Budidaya tanaman sayuran, 21 Agustus 2021, [diakses pada 1 september 2021]. https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-tanaman-sayuran/ 

6. Format Email

Daftar pustaka ini di tulis dengan susunan: Nama media. Judul karya. Alamat email (diakses pada waktu kapan). Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

4 Trik Jitu Latihan Menulis Buku Tanpa Pusing. noviaintan@gmail.com (25 September 2019)

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet

1. Penulisan untuk Artikel Online Dengan Nama

Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari artikel online dan terdapat nama penulisnya dapat menggunakan gaya APA dan MILA, seperti berikut:

Cara menulis daftar pustaka ini dengan susunan: Nama belakang, Nama Inisial. (Tangga artikel terbit). Judul artikel lengkap. Nama website atau situ. URL lengkapnya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Talitha, T. (21 Agustus 2021). Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha. Gramedia.com. https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-tanaman-sayuran/ 

Cara menulis daftar pustaka ini dengan susunan: Nama belakang penulis, nama depan penulis. “Judul Artikel”. Nama Website atau Situ, Waktu artikel terbit, alamat website atau URL lengkap. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Talitha, Tasya. “Budidaya Tanaman Sayuran: Tahapan, Manfaat & Peluang Usaha”. Gramedia.com, Sabru, 21 Agustus 2021, https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-tanaman-sayuran/

2. Penulisan untuk Majalah atau Surat Kabar Online

Cara menulis daftar pustaka untuk majalah atau surat kabar online menggunakan gaya APA dengan susunan berikut ini: Format nama belakang penulis, nama depan inisial penulis. (tanggal artikel publikasi). Judul artikel lengkap. Nama perusahaan yang mempublikasi. URL. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Greenhouse, S. (30 juli 2020). The coronavirus pandemic has intensified the system of economic racism against black Americans. The New Yorker. https://www.newyorker.com/news/news-desk/the-pandemic-has-intensified-systemic-economic-racism-against-black-americans

3. Penulisan untuk Blog

Cara menulis daftar pustaka yabf bersumber dari blog menggunakan gaya APA dengan susunan berikut ini: Nama belakang penulis, nama depan inisial penulis. (tanggal artikel di publish). Judul artikel lengkap. Nama blog. URL. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Nilawanti, L. (19 Februari 2021). Urban Farmer Muda: Pahlawan Pangan Masa Depan. Blog Lala Nilawanti. http://lalanilawanti.blogspot.com/2021/02/urban-farmer-muda-pahlawan-pangan-masa.html 

4. Penulisan untuk Media Sosial

Penulisan daftar pustaka yang bersumber dari media sosial dapat di tuliskan dengan gaya APA menggunakan susunan seperti berikut: Nama belakang penulis, nama depan inisial penulis. (tanggal postingan). 20 kata pertama yang muncul pada postingan [deskripsi aspek multimedia] [jenis potongan]. Nama media social. URL lengkapnya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Obama, B. [@BaracObama]. This Labor Day, let’s thank all those who’ve kept our country going this year, teachers, delivery drivers, [Tautan dengan thumbnail terlampir] [Tweet]. Twitter. https://twitter.com/BarackObama/status/1303015313320050688

5. Penulisan untuk Video Youtube

Cara menulis daftar pustaka dari video youtube dengan susunan berikut ini: Nama belakang pembuat video, nama depan. “Judul video lengkap.” Nama media, diunggah oleh channel youtube apa?, Hari BUlan Tahun postingan, URL lengkapnya. Berikut ini contoh penulisan daftar pustakanya:

Suryajaya, Martin. “Batas Ilmu Pengetahuan” Youtube, diunggah oleh Martin Suryajaya, 20 AGustus 2021, https://www.youtube.com/watch?v=Vr0GmAYWJnk  

Kesalahan Umum Saat Menulis Daftar Pustaka dari Internet

Apa kesalahan yang sering dilakukan orang saat melakukan cara menulis daftar pustaka dari internet. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam penulisan daftar pustaka:

  • Salah mengutip: Anda mungkin sering mengutip dari berbagai sumber. Namun, Anda juga lupa mencantumkan daftar pustaka dalam artikel. Sebenarnya kesalahan jenis ini bisa diminimalisir. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan format khusus dan otomatis.
  • Penggunaan singkatan yang berlebihan. Penggunaan singkatan tidak dilarang. Namun, jika konteksnya adalah penulisan ilmiah, penulisan buku, atau hasil penelitian, sebaiknya hindari penggunaan singkatan.
  • Tidak cukup konsisten. Saat menyusun daftar pustaka, sering terjadi ketidakkonsistenan antara kutipan dalam daftar pustaka.
  • Saya sering menemukan nomor halaman yang salah saat menulis. Meski seperti biasa, cara ini juga sangat menyebalkan. Khususnya dalam penulisan esai, kesalahan menyebar dari awal hingga akhir. Oleh karena itu, jika konteksnya adalah menulis tesis, disarankan untuk berhati-hati sejak awal agar tidak menemukan kesalahan saat menulis daftar pustaka.
  • Saat menulis daftar pustaka, kesalahan terakhir yang sering saya temui adalah mencantumkan bahan referensi yang sudah terkenal, namun dalam uraian yang detail akan ada kesalahan dan tidak sesuai dengan yang tertera.

Demikian penjelasan mengenai cara penulisan daftar pustaka dari internet. Semoga ulasan singkat ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca dalam menyusun daftar pustaka di penelitiannya. Apabila terdapat kritik dan saran, silahkan tinggalkan pada kolom komentar 🙂

Baca juga :

Sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.