Cara Menentukan Variabel dalam Penelitian

0
()

karyatulisku.com – Variabel penelitian merupakan suatu bagian dalam skripsi yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan akibat dari pemilihan subjek penelitian. Kita sering kebingungan dalam menentukan suatu variabel penelitian. Berikut cara menentukan variabel penelitian dengan mudah dan cerdas. Yuk kita simak penjelasan di bawah ini.

Cara Menentukan Variabel Penelitian
Cara Menentukan Variabel Penelitian

Apa Itu Variabel Penelitian?

Variabel penelitian adalah suatu atribut, nilai, atau karakteristik dari sebuah objek penelitian yang di tentukan oleh seorang peneliti untuk di pelajari dan di tarik kesimpulannya. Variabel penelitian juga merupakan sesuatu yang bervariasi karena diambil dari sifat yang berbeda antara satu objek dengan objek yang lain.

Macam-Macam Variabel Penelitian dan Contohnya

Menurut Sugiyono (2007), berdasarkan hubungannya, variabel penelitian dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:

  1. Variabel Independen
  2. Variabel Dependen
  3. Variabel Moderator
  4. Variabel Intervening, dan
  5. Variabel Kontrol

Skala Pengukuran Variabel Penelitian

Skala pengukuran variabel dalam penelitian dapat di kelompokkan menjadi 4 macam, yaitu:

  • Skala Nominal: merupakan skala pengukuran yang berdasarkan pengelompokkan kesamaan pada tiap anggotanya (Contoh: jenis kelamin, pekerjaan, gol. darah).
  • Skala Ordinal: merupakan skala pengukuran yang menunjukkan jenjang atau tingkatan (Contoh: tingkat pendidikan, gaji, ranking).
  • Skala Interval: merupakan skala pengukuran yang memiliki jarak yang sama antara satu tingkat dengan tingkat lainnya (Contoh: suhu dan tingkat kecerdasan/IQ).
  • Skala Rasio: merupakan skala pengukuran yang memiliki batas interval yang jelas serta memiliki nilai nol mutlak (Contoh: berat badan, tinggi badan, usia).
Baca juga:   Apa Penyebab Banjir : Pengertian, jenis, Cerita, Solusinya

Pengertian Variabel Menurut Para Ahli

1. Variabel Menurut F.N Kerlinger

F.N Kerlinger merupakan seseorang yang mencetuskan beberapa teori metode penelitian, dalam buku “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D” yang di tulis oleh pak sugiono, kerlinger mendefinisikan variabel sebagai suatu konsep yang memiliki macam-macam nilai dari suatu konsep yang dapat di rubah. Sehingga konsep tersebut akan mendapatkan titik kesimpulan yang tepat dan terbaik (Sugiyono, 2010).

2. Variabel Menurut Bagja Waluya

Bagja Waluya merupakan seorang tenaga pengajar dan penulis dari universitas pendidikan indonesia. Dalam bukunya yang berjudul “Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek”, ia mendefinisikan variabel sebagai sebuah Konsep yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap eksperimen yang dilakukan oleh seseorang. Dari eksperimen tersebut akan menghasilkan suatu data yang berguna sebagai bukti otentik suatu penelitian. (Bagja Waluya,2010)

3. Variabel Menurut Freddy Rankuti

Freddy Rankuti merupakan seorang penulisa bidang pemasaran, dalam bukunya yang berjudul “Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis”, ia mendefinisikan variabel sebagai suatu konsep yang memiliki nilai bervariasi. Yang mana nilai tersebut dibagi menjadi 4 data yang berbeda. Seperti rasio, skala, ordinal, nominal dan internal. (Freddy Rankuti, 2004)

4. Variabel Menurut Suharsimi Arikunto

Suharsimi Arikunto merupakan seorang tenaga pengajar, peneliti dan penulis, dalam bukuya yang berjudul ” Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik”, ia mendefinisikan variabel sebagai objek penelitian yang menjadi perhatian pada suatu titik objek penelitian. Yang nantinya akan mendapatkan nilai dari kesimpulan suatu proses. (Suharsimi Arikunto, 2006)

5. Variabel Menurut Moh. Nazir

Moh. Nazir merupakan seorang ahli dibidang marketing dan juga sebagai penulis, dalam bukunya yang berjudul”Metode Penelitian”, ia mendefinisikan variabel sebagai suatu konsep yang memiliki bermacam-macam nilai yang nyata. Dalam suatu penelitian yang menghasilkan garis besar dari adanya nilai kualitas dan kuantitas. (Moh. Nazir, 2014)

6. Variabel Menurut Sutrisno Hadi

Sutrisno Hadi merupakan seorang tenaga pengajar di Fakultas Psikologi UGM. Dalam bukunya yang berjudul “Metodologi Research 2” ia mendefinisikan Variabel sebagai variasi dari objek penelitian, seperti tinggi badan manusia yang divariasikan dengan berat badan maupun usia yang dimiliki. Sehingga menghasilkan nilai kuantitatif dari suatu penelitian yang diterapkan secara real atau nyata. (Sutrisno Hadi, 2004)

Baca juga:   Penyerbukan Sendiri : Pengertian, Silang, Macam, Faktor

7. Variabel Menurut Tri Mutiara

Suatu proses yang berjalan dengan baik hingga mendapat perhatian dengan fokus pada pengaruh nilai yang value. Itulah pengertian variabel menurut Tri Mutiara. Yang mengartikan variabel sebagai cara terbaik mendapatkan hasil penelitian.

8. Variabel Menurut Bhisma Murti

Bhisma Murti merupakan tenaga pengajar di Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret. Dalam bukunya yang berjudul ” Desain dan ukuran sampel untuk penelitian kuantitatif dan kualitatif di bidang kesehatan”, ia mendefinisikan variabel sebagai fenomena yang memiliki variasi nilai pada sebuah observasi. Yang mana variasi nilai itu dapat di kukur dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Sehingga menghasilkan data yang benar dan tepat. (Bhisma Murti, 2006)

9. Variabel Menurut Sugiono

Sugiono merupakan seorang peulis buku dan seorang peneliti, dalam bunya yang berjudul “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D” , ia mendefinisikan Variabel sebagai segala sesuatu yang diproses melalui informasi tentang suatu hal dari penelitian untuk dipelajari dan mendapatkan hasil dari penelitian tersebut. Yang mana akan ada kesimpulan dari proses penelitiannya.(Sugiyono, 2010).

10. Variabel Menurut Sugiarto

Sugiarto merupakan seorang tenaga pengajar, penulis, dan peneliti. dalam bukunya yang berjudul “Metode Penelitian Kuantitif II” ia mendefinisikan variabel sebagai suatu karakter yang dapat di observasi dari unit amatan yang merupakan pengenal atau atribut dari anggota kelompok. Maksud dari variabel ini adalah terjadinya proses variasi antara objek satu dengan objek yang lain. Yang mana aturan masing-masing kelompok memiliki perbedaan variasi. (Sugiarto, 2001)

11. Dr Ahmad Watik Pratiknya

Ahmad Watik Pratiknya merupakan seorang tenaga pengajar dan peneliti. Dalam bukunya yang berjudul “Dasar – Dasar Metodologi Penelitian Kedokteran & Kesehatan”, ia mendefinisikan variabel sebagai Konsep yang memiliki variabilitas dengan penggambaran suatu abstraksi dari fenomena tertentu. Yang mana konsep tersebut berupa data seperti asal kepemilikan ciri yang bervariasi, inilah yang kita sebut variabel.

Baca juga:   √ Majas Personifikasi : Pengertian, Ciri, Funs, Contohnya

Cara Menentukan Variabel Penelitian yang Baik dan Benar

1. Tentukan Masalah Penelitian

Sebelum menentukan variabel penelitian, anda harus faham betul tentang masalah seperti apa yang akan di teliti. Ingat bahwa masalah penelitian adalah kesenjangan antara harapan/teori dengan kenyataan atau fakta. Jelaskan secara detail apa yang terjadi dan bagaimana seharusnya. Gunakan kalimat yang efektif dan menarik untuk difahami.

Contoh : Pencegahan penyakit covid 19 sudah dilakukan oleh pemerintah, seharusnya trend penularan penyakit pun menurun. Namun faktanya, jumlah penderita covid 19 terus meningkat. Kenapa?

2. Identifikasi Faktor atau Unsur yang Berhubungan

Setelah menggambarkan masalah dengan jelas, selanjutnya identifikasi apa saja yang menjadi penyebab dan apa saja yang menjadi dampak. Misal berdasarkan masalah diatas, berdasarkan pemahaman, hal yang menyebabkan adalah tingkat social distancing, fasilitas kesehatan, Kelembaban udara, dan lain sebagainya. Sedangkan dampak adalah peningkatan jumlah penderita covid 19.

Untuk sementara, Kamu dapat menyebut semua hal yang menyebabkan sebagai variabel bebas, dan semua hal dampak sebagai variabel terikat.

3. Cari Penelitian Terdahulu 

Perkuat literasi dalam peneltian, seperti mencari penelitian terdahulu yang memiliki kesamaan dengan penelitian anda, dan juga buku – buku teori yang berkaitan dengan apa yang sedang anda teliti. Semakin banyak dan relavan literasi yang anda kumpulkan, maka akan semakin bagus dalam menentukan variabel penelitian anda.

4. Konsultasikan dengan Senior

Konsultasikan dengan para peneliti yang sudah senior seperti dosen atau tim ahli. Persiapkan diri untuk menerima kritik dan saran. Karena hal tersebut sangat membangun dalam kebaikan proses penelitianmu di masa yang akan datang.

Demikian penjelasan mengenai pengrtian dan cara menentukan variabel suatu penelitian. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya. Apabila terdapat kritik dan saran, silahkan tinggalkan pada kolom komentar 🙂

Baca juga :

Sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.