BAB 1 Skripsi : Struktur dan Cara Menyusunnya

0
()

karyatulisku.com – Skripsi sering menjadi hal yang di takuti oleh mahasiswa semester akhir. Penulisan skripsi di anggap lebih susah di bandingkan penulisan karya ilmiah yang lain. Padahal apabila kita paham mengenai struktur dan cara penulisannya, menulis skripsi tidak sesusah itu kok! Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai struktur dan cara penyusunan bab 1 skripsi. Yuk kita simak penjelasan mengenai format bab 1 di bawah ini 😉

Cara Menyusun Bab 1 Skripsi
Cara Menyusun Bab 1 Skripsi

Format Penyusun BAB 1 Skripsi

Skripsi merupakan suatu karya tulis ilmiah yang berupa sebuah paparan tulisan dari hasil penelitian sarjana S1 yang selanjutnta membahas suatu permasalahan atau fenomena didalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Dalam penyusunannya, skripsi terdiri dari 5 bab. Pada bab 1 berisi pendahuluan mengenai penelitian yang akan kita lakukan yaitu seperti latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian. Berikut merupakan penjelasan dari tiap-tiap struktur yang menyusun bab 1.

1. Latar Belakang

Latar belakang berisi penjelasan faktor-faktor apa yang menjadi alasan Anda memilih judul tersebut. Secara garis besar, latar belakang mencakupi dua kondisi, yaitu kondisi ideal dan kondisi faktual. Sifat latar belakang juga wajib memberikan solusi yang di sampaikan secara rasional. Berikut merupakan bagian-bagian yang harus ada dalam latar belakang.

a. Pola Pemaparan

Dalam latar belakang, pola pemaparan terbagi menjadi dua, yaitu deduktif dan induktif.

Pola pemaparan deduktif adalah menceritakan topik permasalahan di mulai dari hal yang bersifat umum yang di deskripsikan menjadi khusus atau lebih spesifik. Sebaliknya pola induktif akan mengulas permasalahan dari hal yang khusus dan di kembangkan menjadi hal yang umum.

b. Landasan Penelitian

Landasan penelitian berisikan teori-teori yang akan menguatkan penelitian Anda secara ilmiah. Terdapat beberapa jenis landasan penelitian yang digunakan sebagai berikut:

1). Landasan Faktual
Landasan faktual adalah berupa kenyataan atau fakta-fakta atas objek penelitian yang akan di analisis.

2). Landasan Teoritis
Landasan teori adalah landasan berdasarkan teori atau pendapat para ahli. Teori dan pendapat ini akan menguatkan dasar penelitian yang Anda lakukan.

3). Landasan Yuridis
Landasan yuridis adalah landasan yang berkaitan dengan aturan-aturan yang bersifat hukum. Contohnya adalah Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan lainnya.

c. Harapan dan Kenyataan

Pada bagian ini berisi harapan atau keinginan penulis terhadap penelitian yang dilakukan. Harapan adalah berbentuk kondisi ideal atau yang seharusnya terjadi, merupakan jawaban atas permasalahan yang menjadi objek penelitian. Namun dalam latar belakang, kita juga perlu menjelaskan mengenai kenyataan atau fakta yang sebenarnya terjadi. Kontradiksi antara harapan dan kenyataan inilah yang akan menggambarkan secara awal mengenai apa sebenarnya topik pembahasan dan tujuan yang ingin di capai.

d. Pentingnya Penelitian yang Dilakukan

Tunjukkan arti penting penelitian yang akan peneliti lakukan. Jelaskan apa dampaknya apabila hasil penelitian tidak di laksanakan.

e. Solusi yang Diajukan

Pada bagian ini, jelaskan mengenai solusi atas permasalahan yang terjadi, yang tidak sesuai dengan harapan tersebut. Paparkan mengenai variabel-variabel penelitian yang akan menjadi penguat keyakinan Anda dalam memecahkan permasalahan dan merumuskan solusi yang tepat.

f. Jelaskan Metode, Pendekatan, atau Teknik yang Digunakan

Tonjolkan metode atau teknik yang digunakan dalam penelitian dapat berfungsi untuk menarik perhatian pembaca akan kualitas dari penelitian Anda.

2. Rumusan Masalah

Bagian ini memuat permasalahan-permasalahan apa saja yang akan Anda jadikan topik pembahasan sebagai dasar penelitian. Rumusan masalah dalam skripsi dapat di artikan sebagai pertanyaan singkat yang di tuliskan di awal pembukaan karya tulis. Pertanyaan-pertanyaan ini yang nantinya akan di jawab dan di bahas dalam penelitian.

Contoh :

  1. Bagaimana Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) dalam pemberdayaan masyarakat di kelurahan damai kecamatan sukamaju ?
  2. Apa saja faktor penghambat LPMK dalam pembangunan fisik dan non fisik ?
  3. Apa saja faktor pendukung LPMK dalam pembangunan fisik dan non fisik ?

3. Batasan Masalah

Batasan masalah di buat untuk membatasi topik pembahasan agar tidak melebar dari tujuan penelitian. Penulisan batasan masalah di buat dengan mengacu kepada identifikasi masalah sebelumnya. Batasan masalah memuat hal yang spesifik dari penelitian seperti variabel apa yang akan di teliti, lokasi penelitian dan jangka waktu penelitian.

Contoh : Penelitian dilakukan pada 100 mahasiswa semester 5-6 pada Fakultas Ekonomi, Teknik, Kedokteran dan Hukum di Kampus X. Tiap Fakultas di wakili oleh 25 mahasiswa dengan tolok ukur  IP semester 3 dan 4 tiap mahasiswa dan jumlah buku, artikel, jurnal dan makalah yang pernah  di baca setiap mahasiswa.

4. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian berisikan apa yang menjadi harapan dilakukannya penelitian ini. Namun tujuan penelitian dapat pula berbentuk jawaban dari perumusan masalah.

Tujuan penelitian salah satu tujuan untuk memaparkan gagasan inti yang telah di temukan oleh penulis. Namun dalam penulisannya tetap memperahatikan relevansi dan korelasi.

Contoh :

  • Untuk mengetahui pengaruh minat baca mahasiswa terhadap IPK.
  • Untuk mengatasi rendahnya minat baca mahasiswa dalam upaya meningkatkan kualitas mahasiswa.
  • Untuk mengetahui penyebab rendahnya minat baca pada mahasiswa.

5. Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian berisikan kegunaan penelitian yang Anda lakukan. Biasanya terdapat dua jenis manfaat yang di cantumkan, yaitu manfaat teoritis yang di maksudkan sebagai referensi dalam pembahasan dan penyempurnaan penelitian yang Anda lakukan. Serta manfaat praktis yang di tujukan bagi pengguna hasil penelitian seperti masyarakat atau pihak terkait di mana penelitian dilakukan.

a. Contoh manfaat teoritis :

  • Sebagai referensi ilmiah yang dapat membantu penerapan strategi peningkatan kualitas mahasiswa.
  • Sebagai bahan kajian lebih lanjut dalam mengembangkan strategi peningkatan kualitas mahasiswa.

b. Contoh manfaat praktis :

  • Sebagai masukan bagi pihak perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan minat baca mahasiswa demi peningkatan kualitas akademis mahasiswa.
  • Sebagai bahan evaluasi mahasiswa yang dapat membantu meningkatkan kualitas diri melalui pendekatan ilmiah akademis.

Demikian penjelasan tentang cara menyusun bab 1 skripsi. Hal di atas merupakan struktur umum yang menyusun bab 1. Namun, semuanya tetap menyesuaikan panduan skripsi yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan bagi para pembacanya, terutama yang sedang menyusun skripsi. Terima kasih telah menyempatkan untuk membaca, apabila terdapat kritik, saran ataupun apresiasi silahkan tinggalkan pada kolom komentar di bawah 🙂

Baca juga :

Sumber

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.