Penyebab air radiator mendidih – OMBRO (Masalah Otomotif)

0
()
Air radiator mendidih menjadi pertanda bahwa sistem pendinginan mesin mengalami masalah dan tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Air radiator yang mendidih ini kerap ditandai dengan bertambahnya tekanan didalam saluran sistem pendingin serta naiknya temperatur mesin.

Kondisi air radiator yang mendidih tentu tidak baik jika dibiarkan lama-lama karena dapat merusak mesin sehingga mesin menjadi mogok dan macet. Selain itu, menangani air radiator yang mendidih juga bisa membahayakan sehingga sangat perlu kehati-hatian terutama saat membuka tutup radiator ketika air radiator dalam keadaan mendidih.

Nah, pada artikel berikut ini, akan ombro informasikan penyebab-penyebab air radiator mendidih yang perlu diwaspadai agar tidak sampai merusak mesin.

1. Mesin Mengalami Overheat

Penyebab air radiator mendidih yang pertama adalah akibat mesin mengalami over heat (panas berlebihan). Overheat pada mesin bisa terjadi akibat adanya kerusakan komponen pada sistem pendingin sehingga membuat sirkulasi air radiator menjadi tidak lancar dan meningkatkan suhu air didalamnya.

Berikut beberapa kerusakan komponen sistem pendingin penyebab mesin overheat

  • Kipas radiator. Kipas radiator jenis elektrik yang tidak berputar akibat macet atau hal lainnya dapat mengakibatkan pendinginan radiator kurang maksimal dan berakibat overheat.
  • Tutup Radiator. Umumnya terjadi akibat pegas tutup radiator yang sudah lemah atau karet tutup radiator yang keras / sobek. Apabila kinerja tutup radiator tidak berfungsi sesuai fungsinya maka akan mengakibatkan air radiator cepat habis dan menjadi penyebab overheat yang berakibat air radiator menyembur dan mendidih.
  • Radiator Buntu/Kotor. Radiator yang sudah berumur dan tidak pernah menggunakan coolant sering mengakibatkan saluran radiator berkarat dan kotor. Akibatnya kotoran ini dapat membuat sirip-sirip pendingin saluran air radiator buntu dan menyumbat sirkulasi air radiator secara keseluruhan dan membuat pendinginan air tidak bisa maksimal. Efeknya temperatur naik dan overheat.
  • Waterpump. Waterpump yang kondisi blade / kipasnya sudah habis tidakakan bisa mompa air dari dan ke radiator. Hal ini akan menyebabkan sirkulasi air pendingin menjadi kurang lancar dan berakibat overheat.
  • Thermostat Macet. Thermostat yang macet mengakibatkan aliran air radiator ke mesin tersumbat, akibatnya aliran air dari dan kedalam mesin menjadi terhambat sehingga menimbulkan tekanan dan panas yang berlebihan.

Baca juga :

2. Bocor kompresi dari ruang bakar yang masuk kedalam sistem pendingin mesin

Bocor kompresi dari ruang bakar yang masuk kedalam sistem pendingin juga bisa menjadi penyebab air radiator mendidih. Kebocoran kompresi ini kerap terjadi saat gasket silinder head mengalami kerusakan / bocor.

Tekanan kompresi yang seharusnya hanya ada di dalam silinder mesin dan ruang bakar, berhembus masuk kedalam saluran sistem pendingin hingga menembus ke radiator. Kondisi ini tentu saja akan menyebabkan tekanan didalam radiator meningkat yang ditandai dengan munculnya gelembung-gelembung udara dari dalam radiator.

Selain itu, selain membuat air radiator mengeluarkan gelembung-gelembung udara, suhu dan temperatur air radiator juga akan meningkat. Hal ini kerap kita sebut dengan sebutan Overheat (panas berlebihan).

Efek yang diakibatkan oleh overheat ini bisa cukup parah apalagi jika air radiator sampai habis, maka mesin bisa mogok akibat silinder head mesin yang bengkok hingga piston di dlam mesin yang meleleh.

Source link

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.