Cara Kerja Kopling Mobil Dan Komponennya – OMBRO

0
()
Kopling adalah komponen mobil yang menghubungkan antara poros engkol [crankshaft] dengan poros roda gigi transmisi [input shaft]. Komponen ini disebut juga dengan nama clutch / kopling. Fungsinya untuk meneruskan dan memutuskan putaran mesin ke transmisi.

Menurut alur kerja bagaimana roda mobil bisa berputar, putaran mesin akan disalurkan ke transmisi dan memutar gigi transmisi. Kemudian putaran dari transmisi ini akan diteruskan ke roda mobil.

Jika kopling dalam posisi tidak bekerja, tenaga putar dari mesin tetap tersambung ke transmisi sehingga gigi transmisi ikut berputar, namun sebaliknya, jika kopling bekerja, maka putaran mesin tidak akan memutar gigi transmisi sehingga transmisi dalam keadaan diam (tidak berputar).

Kopling mobil

Oleh karena itu, maka bisa dikatakan bahwa kopling bertugas untuk menyambungkan / memutuskan putaran mesin ke transmisi. Berikut adalah nama-nama komponen kopling mobil beserta fungsinya secara singkat

cara kerja kopling mobil dan komponennya
  1. Pedal Kopling : komponen yang digunakan pengemudi dengan cara diinjak dan ditekan untuk membuat kopling tersambung atau terputus
  2. Master clutch (master kopling atas) : mengubah tenaga mekanis dari pedal menjadi tekanan hidrolik
  3. Power clutch (master kopling bawah): mengubah tekanan hidrolik dari master kopling atas menjadi gerak mekanis
  4. Release Fork (garpu pembebas) : berfungsi untuk menekan release bearing agar menempel dan menekan clutch cover plate
  5. Release bearing : bearing / klaher yang berfungsi untuk menekan clutch cover plate
  6. Clutch Cover : berfungsi untuk menekan clutch disc agar tenaga mesin bisa disalurkan ke clutch disc dan transmisi
  7. Clutch Disc (plat kopling) : berfungsi sebagai tempat untuk meneruskan/ memutuskan tenaga mesin dari clutch cover ke transmisi.
  8. Flywheel : berfungsi untuk meneruskan putaran mesin dan sebagai dudukan tempat komponen kopling (clutch disc dan clutch cover).

Cara kerja Kopling Mobil

cara kerja kopling mobil dan komponennya

Secara garis besar, kerja kopling adalah memutuskan atau menyambungkan tenaga dari mesin ke transmisi. Alur dan cara kerja kopling yang terjadi adalah seperti berikut

Kaki pengemudi > pedal kopling > master kopling atas > master kopling bawah > release fork > release bearing > clutch cover > clutch disc > flywheel > Input shaft transmisi

Namun, pokok penting yang akan dijelaskan dalam artikel ini adalah proses terhubung atau terputusnya tenaga dari mesin ke transmisi dimana proses ini terjadinya ada di clutch disc dan clutch cover.

Baca juga:

Dari proses yang terjadi, akan kita temukan dua kondisi utama, yaitu saat pedal kopling tidak di tekan dan saat pedal kopling di tekan. Berikut cara kerja kopling mobil

1. Saat pedal kopling ditekan

Saat pedal kopling ditekan maka putaran dari mesin ke transmisi terputus, artinya tidak ada putaran mesin yang diteruskan ke transmisi. Perhatikan pada gambar di bawah.

cara kerja kopling mobil dan komponennya

Pada posisi ini release bearing menekan pegas pada clutch cover sehingga membuat plat penekan (pressure plate) yang ada di dalam clutch cover terangkat dan tidak menekan clutch disc. Ketika clutch disc tidak di jepit/ di tekan oleh plat penekan maka tenaga dari mesin ke transmisi akan terputus.

2. Saat pedal kopling tidak ditekan

Saat pedal kopling tidak ditekan maka putaran dari mesin ke transmisi akan terhubung, artinya putaran mesin diteruskan langsung ke transmisi. Perhatikan pada gambar di bawah.

cara kerja kopling mobil dan komponennya

Pada posisi ini release bearing tidak menekan pegas clutch cover, hal ini membuat plat penekan (pressure plate) pada clutch cover menekan dan menjepit clutch disc. Ketika clutch disc dijepit oleh plat penekan (pressure plate) di clutch cover maka tenaga dari mesin ke transmisi akan tetap tersambung.


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.