Akibat filter solar kotor pada mesin diesel (Masalah Otomotif)

0
()
Salah satu perawatan mobil diesel yang cukup penting dilakukan adalah penggantian filter solar secara rutin. Filter solar memegang peranan untuk memastikan bahan bakar yang masuk kedalam pompa injeksi dan injektor sudah dalam keadaan bersih dan bebas dari kotoran.

Ketika filter solar kotor, umumnya pada mobil diesel akan muncul pemberitahuan melalui lampu indikator water sedimenter yang bisa kita lihat pada panel dashboard. Ketika lampu indikator water sedimenter ini menyala, maka melakukan penggantian filter solar menjadi hal yang sebaiknya segera dikerjakan.

Lantas apa akibatnya jika kita terus menerus membiarkan filter solar yang kotor dan tidak segera menggantinya ? Filter solar yang kotor tentu akan berdampak buruk kinerja mesin diesel. Nah, pada artikel kali ini, ombro akan memberikan informasi akibat filter solar kotor yang bisa terjadi pada mesin diesel.

1. Menyebabkan kerusakan pada pompa injeksi dan injektor

Akibat filter solar kotor yang pertama adalah dapat menyebabkan kerusakan pada pompa injeksi dan injektor nozzle. Ketika filter solar kotor, biasanya terjadi penumpukkan kotoran di dalam filter solar tersebut, bahkan terkadang terdapat kotoran yang kasar seperti pasir-pasir halus.

Pasir-pasir halus ini bisa lolos dan melewati filter solar melalui katup by pass dan masuk kedalam pompa injeksi hingga injektor nozzle. Ketika pasir-pasir halus ini masuk kedalam pompa injeksi maka ia dapat membuat aus, baret, dan luka pada dinding-dinding pompa atau injektor nozzle yang saling bergesekkan sehingga membuat pompa injeksi ataupun nozzle ini menjadi rusak.

2. Mesin brebet dan kurang tenaga

Akibat filter solar kotor yang kedua adalah mesin menjadi brebet, goyang dan kurang tenaga. Filter solar yang kotor akan menghambat aliran bahan bakar yang seharusnya masuk kedalam mesin.

Terhambatnya aliran solar akan mempengaruhi kerja dari pompa injeksi berikut dengan injektor nozzle. Pompa injeksi dan injektor nozzle menjadi lebih cepat aus akibat solar yang dipompakan berkurang.

Hal ini dapat mengakibatkan penyemprotan bahan bakar ke dalam ruang bakar menjadi tidak sempurna sehingga mesin menjadi brebet dan kurang tenaga.

3. Mesin boros solar

Akibat filter solar kotor yang ketiga adalah mesin boros solar. Filter solar yang kotor sangat memungkinkan kotoran untuk lewat dan masuk kedalam pompa injesi dan injektor nozzle. Salah satu yang bisa membuat mesin menjadi boros solar adalah ketika kotoran yang masuk menyumbat sebagian ujung nozzle tip.

Ketika nozzle tip tersumbat dan tidak dapat menutup sempurna, maka tekanan solar didalam injektor ini akan terus mengalir melalui nozzle tip.

Kondisi ini membuat semprotan injektor tidak lagi berbentuk spray sebagaimana ketika injektor seharusnya bekerja, melainkan berbentuk aliran bahan bakar, istilahnya sering dikenal dengan sebutan “Nozzle kencing”. Hal seperti ini lah yang akan menyebabkan mesin diesel menjadi boros solar.

Baca juga :

4. Keluar asap hitam pada knalpot

Akibat filter solar kotor yang keempat adalah keluar asap hitam pada knalpot. Asap hitam yang keluar dari knalpot ini adalah efek dari injektor yang tidak dapat mengabutkan bahan bakar didalam ruang bakar akibat kotoran dari filter solar yang mampet.

Semakin banyak injektor nozzel yang bermasalah dan tidak dapat mengabutkan bahan bakar maka akan semakin membuat asap hitam yang muncul di knalpot semakin tebal.

5. Mesin susah dihidupkan

Akibat filter solar kotor yang kelima adalah mesin menjadi susah dihidupkan. Kondisi ini akan terjadi apabila filter solar yang kotor sudah terlalu mampet sehingga benar-benar menyumbat aliran bahan bakar yang menuju ke pompa injeksi dan injekot rnozzle. Tanpa adanya bahan bakar maka mesin menjadi sulit dihidupkan

6. Mobil bisa mogok tiba-tiba akibat bahan bakar mampet

Akibat filter solar kotor yang terakhir ombro ketahui adalah mesin mobil bisa mogok tiba-tiba akibat aliran solar yang berhenti karena mampet di filter solar. Filter solar yang kotor , selain bisa meloloskan kotoran kedalam pompa dan injektor sehingga membuat komponen tersebut rusak, ia juga akan membuat mesin tidak mendapatkan suplai bahan bakar.

Mesin yang tidak mempunyai suplai bahan bakar untuk disemprotkan kedalam ruang bakar ini tentu saja akan mengakibatkan mesin mogok dan tidak dapat bekerja secara normal (mogok).

Oleh karena itu, lakukanlah penggantian filter solar secara teratur. Lakukan penggantian setidaknya setiap 10.000 km atau sesuaikan dengan anjuran pada buku petunjuk service kendaran yang ada.

Demikianlah artikel tentang akibat filter sola kotor yang bisa ombro sampaikan, semoga bisa beranfaat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

No votes so far! Be the first to rate this post.